Minat dan bakat (ekstra kurikuler)


Pusat Pengembangan Kegiatan dan Kreativitas Mahasiswa (P2K2M)

  • Nama Unit:

Pusat Pengembangan Kegiatan dan Kreativitas Mahasiswa (P2K2M)

  • Jenis Pelayanan:

P2K2M berhubungan dengan segala sesuatu yang berkaitan dengan

kegiatan mahasiswa, baik akademis maupun non-akademis, ekstra kulikuler maupun soft skills, yang pada level kemahasiswaan dilaksanakan melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) FKG Unpad.

Wadah bagi mahasiswa untuk menyalurkan potensi dan bakat mahasiswa melalui beberapa kelembagaan mahasiswa dan unit kegiatan mahasiswa yang dilandasi oleh Surat Edaran Dirjen Dikti Depdiknas nomor : 2636/D/T/2006 mengenai Pola Pengembangan Kemahasiswaan (Polbangmawa) dikelompokan dalam beberapa bidang, yaitu :

a. Bidang Penalaran

Kegiatan yang biasa diselenggarakan dan diikuti oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Unpad meliputi kegiatan seminar, lokakarya, diskusi, perlombaan karya tulis ilmiah,pelatihan jurnalistik dan kewirusahaan, seminar persiapan preklinik menuju klinik, Pemilihan Mahasiswa Berprestasi, kunjungan ilmiah ke luar negeri  sebagai  delegasi mengikuti simulasi  sidang  PBB, pendidikan dan pelatihan   (Diklat), serta diadakannya pelatihan karya tulis ilmiah untuk mendukung publikasi hasil penelitian yang akan berguna bagi bidang keilmuan maupun bagi masyarakat. Berbagai kegiatan ini penting dalam menunjang pembentukan mental berpikir kritis dan ilmiah di kalangan mahasiswa sebagai bekal agar siap saat mulai terjun di masyarakat   untuk mempraktekan keahliannya.

Pengiriman mahasiswa ke berbagai pelatihan kreativitas, seperti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang menelusuri bidanggagasan tertulis, artikel ilmiah, kewirusahaan, pengabdian pada masyarakat,  peneltian dan teknologi, aktif dilakukan dalam rangka melatih mahasiswa melalui ide dan inovasi yang diupayakan dapat menghasilkan hal yang berguna bagi masyarakat dan untuk  meningkatkan pengalaman mereka di bidang keilmiahan.

Dukungan FKG Unpad kepada mahasiswa dalam meraih prestasi di bidang penalaran keilmiahan tersebut, seperti peraih Juara III Kompetensi Nasional untuk Dentsply’s Student Table Clinic Program, FKG UI, 13 Agustus 2007, finalis PIMNAS XXI 2008 dalam ajang nasional, sebagai presenter dalam seminar di ajang nasional  Balai  Besar  Keramik  tahun  2010,  serta  ajang internasional APDSA di Jepang dan Bangkok pada tahun 2010 dan 2011.

b. Non-Penalaran

Mekanisme pendirian organisasi kemahasiswaan berlandaskan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan no 155/U/1998 tentang  Pedoman  Umum  Organisasi  Kemahasiswaan Perguruan Tinggi. Dalam rangka menyeimbangkan kinerja mahasiswa karena terlalu padatnya kegiatan mereka dibidang akademik, maka perlu diimbangi dengan  penyaluran aspirasi  minat  dan  bakat  mereka melalui kegiatan ekstrakurikuler yang memadai untuk mendukung tercapainya kualitas mahasiswa yang baik dalam bidang akademis dan non-akademis.

Pembentukan organsasi kemahasiswaan melalui Kelompok Kegiatan Mahasiswa (KKM) di Fakultas, maupun Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas adalah salah satu upaya yang dilakukan untuk bisa meraih tujuan tersebut. Adapun bidang yang kegiatannya adalah :

  • Keikutsertaan dalam persatuan mahasiswa kedokteran gigi seluruh Indonesia seperti Persatuan Senat Mahasiswa Kedokteran Gigi Indonesia (PSMKGI), dan Jaringan Mahasiswa Kesehatan Indonesia (JMKI).
  • Religi, seperti Forum Silaturahmi Mahasiswa Muslim Kedokteran Gigi (FOSIKAGI), Perhimpunan Mahasiswa Kristen (PMK) dan Kumpulan Mahasiswa Katolik (KMK)
  • Minat dan Seni, seperti Unit Protokoler Mahasiswa (UPM), Band, Perkusi, Tari Tradisional, khususnya Tari Saman, Dance,dan Paduan Suara Mahasiswa (PSM). Beberapa klub olahraga mahasiswa    antara lain meliputi Dentistry Basketball Club (DBC), Dentistry Futsal Club, Tenis Meja dan Badminton Club. Adapun acara Pekan Olahraga Seni

antar-angkatan (Porsenang) diadakan setiap tahunnya dengan masing-masing angkatan dan juga dosen serta karyawan wajib berpartisipasi dalam berbagai perlombaan, diantaranya Putra Putri Kampus, perlombaan olahraga, serta seni lainnya. Selain itu, ada pula mahasiswa yang  memenangkan Putri Pariwisata   dalam   ajang   Putri   Indonesia tahun 2010, kemudian mahasiswa menjuarai putra-putri Padjadjaran yang diadakan oleh Unpad.

o Komunikasi

Lingkungan  yang  beragam  dari  berbagai  budaya  tetap mengutamakan bahasa  Indonesia  sebagai  bahasa  nasional sebagai  pengantar, sehingga  hal  ini  pun  mampu  memicu mahasiswa untuk menjadi Duta Bahasa pada tahun 2010.

Mekanisme Pelayanan:

Mahasiswa melalui lembaga kemahasiswaan memberikan usulan kegiatan untuk kemudian dibimbing dan dibina oleh Tim P2K2M.