Pakar Biomolekuler Kwansei Gakuin University ke Sekeloa


Sekeloa – 14 Agustus 2019, Departemen Oral Biologi FKG Unpad menggelar kuliah umum dengan fokus konsentrasi pada Biologi molekuler dan Bio material. Tidak tanggung-tanggung tiga orang pakar dari Kwansei Gakuin University Japan dibidang tersebut diundang datang dan memberikan kuliah nya tentang perkembangan sains Biomolekuler dan Bio material.

Secara estafet ketiga Professor ini memberikan kuliahnya, diawali oleh Prof Wakao Fukuda  dengan membawakan topik “Mysteries of Extremophiles: Hot Springs to Antarctica”. Extremophiles adalah organisme yang tumbuh subur dalam kondisi fisik atau geokimia ekstrem yang merusak sebagian besar kehidupan di Bumi. Sebaliknya, organisme yang hidup di lingkungan yang lebih moderat dapat disebut mesofil atau neutrophil.

Kuliah kedua disampaikan oleh Prof Shinsuke Fujiwara dengan materi kuliahnya ”Application of unique biomaterials from hyperthermophiles”. Hyperthermophiles adalah organisme yang tumbuh subur di lingkungan yang sangat panas — dari 60 ° C ke atas. Suhu optimal untuk keberadaan Hyperthermophiles adalah di atas 80 ° C. Menguak lebih dalam tentang biomaterial yang berasal dari mikro organisme atau sejenis bakteri tertentu, menjadi fokus penelitian-penelitian Prof Fujiwara.

Ketiga, Prof. Bibin Bintang Andriana, seorang cendikiawan asal Indonesia yang kini berkiprah di Kwansei Gakuin University, memberikan kuliahnya dengan tajuk “Prospectus of Raman spectroscopy for Oral Biology Field Studies”. Ketiga pakar ini didamping oleh Prof. Ani Melani Maskoen dari Departemen Oral Biologi FKG Unpad yang juga ahli dalam disiplin ilmu Biologi molekuler. Tak cukup hanya disitu, Prof Ani pun bekerjasama dan berkolaborasi dalam penelitian-penelitian Biomolekuler, Bio sains dan Raman spectroscopy bersama ketiga ahli dari Kwansei Gakuin University tersebut.

 

(pew/red)