Program Pendidikan Profesi Dokter Gigi

OVERVIEW

Program studi Pendidikan profesi Dokter Gigi adalah lanjutan Program Sarjana Kedokteran Gigi yang merupakan tahap kedua dari Pendidikan Dokter Gigi.

Program studi ini melaksanakan Pendidikan untuk melatih keterampilan klinik mahasiswa dalam melakukan perawatan kelainan/penyakit yang ada di rongga Mulut (Gigi dan jaringan lain dalam rongga mulut).

Pelatihan keterampilan klinik menggunakan metoda pelatihan berdasarkan kompetensi (competency-base training) dan juga mahasiswa akan melakukan Pembelajaran praktek lapangan di masyarakat untuk mengatasi masalah kesehatan gigi dan Mulut.

PROFIL LULUSAN
  1. Praktisi (Seseorang yang mampu memberikan layanan kesehatan gigi mulut untuk menangani pasien secara holistik sebagai individu dan masyarakat sesuai kode etik secara profesional guna mencapai derajat kesehatan gigi mulut yang optimal sehingga berdampak pada peningkatan kualitas hidup);
  2. Pemimpin (Seseorang yang mampu memimpin suatu tim kerja untuk memecahkan masalah kesehatan gigi mulut individu dan masyarakat secara profesional berdasarkan keilmuan, sehingga dapat berkontribusi dalam evaluasi atau pengembangan kebijakan nasional dalam rangka peningkatan mutu kesehatan gigi mulut).
  3. Komunikator (Seseorang yang mampu membangun komunikasi secara efektif dan efisien dalam rangka menyampaikan informasi/pemikiran/argumen atau karya ilmiah/inovasi yang bermanfaat bagi pengembangan keilmuan, profesi dan kewirausahaan yang dapat dipertanggungjawabkan kepada individu dan masyarakat terutama masyarakat profesinya);
  4. Inovator (Seseorang yang mampu membuat inovasi yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dalam melaksanakan pekerjaan profesinya melalui peningkatan keahlian keprofesiannya di bidang kedokteran gigi berbasis pelatihan dan pengalaman kerja untuk mendapatkan pemecahan masalah kesehatan gigi mulut individu dan masyarakat);
  5. Cendekia( Seseorang yang mampu mendeteksi masalah kesehatan gigi dan
    mulut secara keilmuan sehingga pandai mengambil keputusan secara independen dalam mencari jalan keluar yang dapat dipertanggungjawabkan berdasarkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif);
  6. Advokator (Seseorang yang mampu memberikan sokongan, pemahaman atau bantuan terhadap individu maupun masyarakat yang mempunyai masalah kesehatan gigi mulut melalui komunikasi persuasif dan memberikan rekomendasi tindak lanjutnya dengan menggunakan informasi yang akurat dan tepat).