[fkg.unpad.ac.id] FKG UNPAD menyelenggarakan Kuliah Pakar bertajuk Arkeo Odontologi sebagai salah satu mata kuliah unggulan di bidang Forensik Odontologi,. Sebanyak 164 mahasiswa mengikuti kuliah pakar ini yang terdiri dari 125 mahasiswa program studi sarjana kedokteran gigi, 28 mahasiswa program studi profesi kedokteran gigi, 1 mahasiswa program magister Ilmu Kedokteran Gigi konsentrasi Forensik Odontologi, serta 10 mahasiswa program spesialis Radiologi Kedokteran Gigi. Pembicara pada kegiatan ini adalah Dr. Lutfi Yondri, M.Hum yang merupakan Arkeologi/Peneliti Ahli Utama dari Pusat Riset Arkeologi Prasejarah dan Sejarah, Badan Riset dan Inovasi Nasional dan juga pakar serta dosen pengampu dalam bidang Arkeo Odontologi di FKG UNPAD. Fahmi Oscandar, drg., M.Kes., Sp.RKG., Sp.OF., SubSp.OFK (K). Ph.D selaku dosen pengampu pada mata kuliah Forensik Odontologi turut hadir di Museum Geologi Bandung.
Tujuan dari Kuliah Pakar ini untuk memperkenalkan para mahasiswa kepada penerapan ilmu forensik odontologi dalam studi arkeologi, khususnya dalam mengidentifikasi sisa-sisa manusia temuan arkeologi dari masa prasejarah, melalui analisis struktur gigi dan rahang. Arkeo Odontologi sendiri merupakan bidang ilmu perbatasan yang menggabungkan antara ilmu kedokteran gigi dan ilmu arkeologi untuk mengungkap informasi historis dari populasi masa lampau melalui kajian odontologi.
Berkeliling melihat sejarah kehidupan, dimana perkembangan kehidupan di Bumi sejak awal hingga sekarang, termasuk fosil manusia purba, dinosaurus, dan makhluk hidup lainnya yang hidup pada era prasejarah, terdapat tengkorak manusia seperti Homo erectus (S-17) dari Sangiran, Homo Sapiens, Homo Wadjakensis, Homo Neanderthalensis, Homo Heidelbergensis, dan beragam artefaktual yang mewakili perkembangan kehidupan manusia lintas masa prasejarah yang turut berpengaruh pada perkembangan gigi manusia sesuai dengan lintas budayanya. Seluruh mahasiswa juga menonton film dokumenter mengenai sejarah terbentuknya kota Bandung yang juga membahas tentang kehidupan prasejarah di Gua Pawon yang sejak 2012 telah menjadi bagian pengembangan kajian Arkeo Odontologi di Forensik Odontologi, FKG Unpad.
Dalam kuliah pakar ini, Dr. Lutfi Yondri M.Hum memaparkan pentingnya pemahaman mendalam terhadap morfologi gigi sebagai salah satu identifikasi utama dalam penemuan arkeologi. Melalui arkeo odontologi, kita bisa menelusuri sejarah evolusi manusia, pola penyakit, estimasi usia, ras, dan jenis kelamin. Ini adalah ilmu yang menarik karena menghubungkan masa lalu dengan teknologi modern forensik, terutama menggunakan radiograf CBCT.
Kegiatan ini diharapkan mampu menambah wawasan mahasiswa tentang peran penting forensik odontologi tidak hanya dalam ilmu kedokteran gigi modern, tetapi juga dalam studi arkeologis untuk mengungkap sejarah manusia di masa lampau.
Liputan : Pande Made Maha Prasthanika, drg.,

