[fkg.unpad.ac.id] Sebanyak 46 lulusan dokter gigi baru dan 60 lulusan dokter gigi spesialis baru telah dilantik oleh Dekan FKG Unpad pada Pelantikan Dokter Gigi dan Dokter Gigi Spesialis Gelombang I Tahun Akademik 2024/2025, jumat (18/10) bertempat di Graha Sanusi Hardjadinata, Unpad.
Sambutan khusus disampaikan oleh Ketua PDGI Cabang Bandung, Eko Rotary Nurtito, drg.,Sp.PM., beliau menyampaikan pentingnya profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai dokter gigi. “Profesionalisme berarti harus mengikuti standar etika dan moral yang tinggi, memperbarui pengetahuan dan keterampilan secara berkala, dan berkomunikasi dengan pasien secara terbuka dan jujur,” kata dokter Eko.
Pentingnya profesionalisme juga disampaikan oleh Ketua IKA Komisariat FKG Unpad, Ansar Arifin, drg. “Nama besar FKG Unpad ada di pundak kita semua, dan kita memiliki tanggung jawab bersama untuk menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme sebagai lulusan. Mari kita tunjukkan bahwa lulusan FKG Unpad adalah dokter gigi yang berkualitas, beretika, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar dokter Ansar.
Lulusan dokter gigi baru pada saat ini juga menghadapi tantangan baru, seperti yang disampaikan oleh Direktur Utama RSGM Unpad, Dr. Kosterman Usri, drg.,M.M. “Lulusan kali ini adalah lulusan masa pancaroba, banyak perubahan revolusioner di bidang kedokteran gigi yang nampaknya akan terus berlanjut di masa pemerintahan baru yang akan dilantik besok lusa,” kata beliau.
“Seperti kita ketahui Standar Kompetensi Dokter Gigi telah diubah di tahun 2024 ini, yang memberikan kesempatan baru dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Sekaligus tantangan untuk belajar lagi bagi sejawat yang selama pendidikannya tidak mendapatkan materi kompetensi tertentu,” lanjutnya.
“Proses pembelajaran lagi ini pun telah direvolusi oleh pemerintah. Kini kegiatan peningkatan kompetensi dan pelatihan hanya boleh diselenggarakan oleh lembaga pelatihan terakreditasi kementerian kesehatan, tidak lagi boleh oleh organisasi profesi, bahkan tidak juga oleh fakultas kedokteran gigi sekalipun. Kemudian untuk pendidikan dokter gigi spesialis, ke depan sejawat dapat mengikutinya di rumah sakit penyelenggara di samping yang diselenggarakan oleh fakultas kedokteran gigi,” tambah dokter Kosterman.
“Tantangan lain yang akan sejawat hadapi adalah dibukanya kran dokter asing untuk masuk ke indonesia. Di sisi lain ada wacana pemberlakuan kuota per daerah untuk pemerataan dokter gigi ke seluruh Indonesia,” ujar beliau. Pelantikan Dokter Gigi dan Dokter Gigi Spesialis Gelombang I Tahun Akademik 2024/2025 juga menghasilkan lulusan-lulusan terbaik.
Dekan menyampaikan ucapan selamat dan menyerahkan penghargaan lulusan terbaik yang diraih oleh Yuda Haditia Putra, drg., Kannitha Alina Aflah, drg., dan Devina Ramli, drg., sebagai lulusan terbaik program studi profesi dokter gigi. Sedangkan lulusan terbaik Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis diraih oleh Stefani Kartika Putri, drg.,Sp.Pros. sebagai lulusan terbaik program studi Prostodonsia, Zenith Paskalin Sembiring, drg.,Sp.Ort. sebagai lulusan terbaik program studi Ortodonti, Astrid Widhowaty Santoso sebagai lulusan terbaik program studi Penyakit Mulut, Mahindra Awwaludin Romdlon, drg.,Sp.RKG. sebagai lulusan terbaik program studi Radiologi Kedokteran Gigi, Anak Agung Istri Devi Wulandari Putra, drg.,Sp.KG. sebagai lulusan terbaik program studi Konservasi Gigi, dan Khomsah Suciati, drg.,Sp.KGA. sebagai lulusan terbaik program studi Kedokteran Gigi Anak.

